Israel akan pancang bendera Bintang David di bulan

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Israel akan pancang bendera Bintang David di bulan

Organisasi nirlaba Israel, SpaceIL mengumumkan rencana meluncurkan pesawat luar angkasa pertama bagi negara Zionis tersebut ke bulan pada Desember tahun ini. Tugas pertama pesawat setelah sampai di bulan adalah memasang bendera Israel dengan lambang Bintang David itu.

Pesawat luar angkasa tanpa awak dengan berat sekitar 585 kilogram saat diluncurkan itu akan mendarat di bulan pada 13 Februari 2019 jika semuanya berjalan sesuai rencana, kata organisasi nirlaba SpaceIL kepada wartawan pada Selasa (10/7/2018).

Pesawat tersebut akan diluncurkan dengan roket dari perusahaan Space X milik pengusaha Amerika Elon Musk dan misinya akan mencakup penelitian tentang medan magnet bulan.

Proyek itu dimulai sebagai bagian dari Google Lunar XPrize, yang menawarkan hadiah senilai 30 juta dolar AS (sekitar Rp429 miliar) guna mendorong para ilmuwan dan pengusaha menggagas misi ke bulan dengan biaya relatif murah.

Tim Israel yang kemudian dikenal sebagai SpaceIL memutuskan untuk bergabung dalam kompetisi itu dan akhirnya bermitra dengan perusahaan milik negara Israel Aerospace Industries.

Kontes Google berakhir pada Maret tanpa ada pemenang yang mencapai bulan, tetapi tim Israel berjanji akan memajukan proyek tersebut.

Inisiatif swasta itu diperkirakan berbiaya 95 juta dolar AS, sebagian besar disokong oleh miliarder Israel Morris Kahn.

Tol Solo-Ngawi diresmikan, Jokowi: pembuka jalur merak-banyuwangi
Sederet fakta Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih tersandung kasus korupsi
Mencari advocat berkualitas, puluhan perwira Polri ikut bersaing
Mengenal sindrom Peter Pan
Selain tunjangan kinerja, kesejahteraan TNI - Polri perlu diperhatikan
Bacaleg PKS banyak mundur, begini tanggapan Fahri Hamzah
Fokus jadi Mensos, Idrus Marham tak nyaleg
Keluarga sebagai sumber sakit mental dan emosional
Traveling sendirian?  Siapa takut!
Fahri Hamzah sebut poros ketiga berpotensi jadi pemenang Pilpres 2019
Alasan warga perbatasan pilih elpiji Malaysia
Gerindra yakin Prabowo berpeluang besar kalahkan Jokowi
Jokowi ingin cawapres yang mampu dongkrak elektabilitasnya
Izin khusus untuk Freeport akan lebih untungkan Indonesia daripada kontrak karya
Toleransi beragama jelang pemilu harus dikedepankan
Fetching news ...