Pemerintah jamin pelayanan terpadu OSS anti-retas

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Pemerintah jamin pelayanan terpadu OSS anti-retas "Ini sudah tertulis tidak akan bisa diretas, karena ini generasi paling mutakhir." - Darmin Nasution

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menjanjikan sistem pelayanan terpadu Online Single Submission (OSS) tidak bisa diretas karena menggunakan modul komputasi awan.

"Ini sudah tertulis tidak akan bisa diretas, karena ini generasi paling mutakhir," kata Darmin di Jakarta, Jumat (25/05/2018).

"Sekarang sudah zamannya cloud, kita menyewa sistem dan itu ada perjanjiannya apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh," ia menambahkan.

Penggunaan komputasi awan, menurut dia, juga membuat sistem OSS mempunyai tempat penyimpanan dengan kapasitas besar dan server global sehingga tidak rentan terhadap kegagalan koneksi.

Ia menegaskan sistem pelayanan perizinan terpadu untuk mempercepat kemudahan berusaha ini tidak lagi menggunakan server berbiaya besar.

"Zamannya sudah berubah, kalau 30 tahun lalu, sistem nasional itu mainframe, sekarang bukan mainframe lagi. Kita tidak perlu lagi membeli alat," katanya.

Pemerintah akan mengaktifkan sistem pelayanan integrasi secara elektronik untuk mempercepat perizinan berusaha, paling lambat pada akhir Mei 2018.

Kepala BKPM Thomas Lembong mengatakan sistem perizinan terintegrasi OSS memiliki cakupan luas dan kompleksitas tinggi. Namun, pemerintah berkomitmen membangun platform nasional ini untuk memudahkan komunikasi dan koordinasi antara pusat dan daerah.

"Ini pertama kali dalam sejarah Indonesia. Satu negara ada dalam satu platform. Jadi upaya komprehensif dari pemerintah yang didukung oleh momentum positif di masyarakat ini harus kita jaga," katanya.

Penerapan "Online Single Submission"

Presiden Joko Widodo, sebelumnya, menegaskan bahwa semua kementerian/lembaga dan pemerintah daerah dipaksa secara bersamaan menerapkan Online Single Submission (OSS), yang mengintegrasikan seluruh pelayanan perizinan mulai dari tingkat pusat hingga ke daerah menjadi satu kesatuan yang saling mendukung.

"Saya pikir kita tidak usah menunggu beberapa daerah yang belum siap. Segera kita paksa untuk segera siap lewat Intruksi Presiden atau Peraturan Presiden," kata Presiden saat memimpin rapat terbatas mengenai percepatan pelaksanaan berusaha di Istana Bogor, pertengahan April lalu.

"Langsung bisa kita terapkan tanpa ada yang bilang saya belum siap, dan saya tidak menunggu kesiapan. Sistemnya jadi, kita lakukan dan kita paksa semuanya untuk mengikuti Online Single Submission ini," tegas Presiden.

Presiden juga meminta Satuan Tugas (Satgas) mengawal jalannya sistem perizinan dari awal sampai akhir untuk memastikan semua bisa bekerja dengan sistem yang baru dan sistem itu bisa dijalankan secara efektif tanpa sumbatan dan gangguan di tengah jalan.

"Sehingga ini betul-betul sebuah reform dalam rangka iklim kemudahan berusaha yang ada di negara kita," katanya.

Presiden menginginkan sistem OSS bisa membawa perubahan besar dalam pelayanan perizinan di tingkat pusat hingga daerah.

"Dengan menggunakan model registrasi yang lebih modern, lebih cepat, dengan sistem data yang terpadu, terintegrasi, sehingga tidak perlu lagi melewati banyak birokrasi," katanya.

Presiden juga mengingatkan bahwa penerapan sistem ini harus diikuti dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

"Saya sudah berkali-kali mengingatkan soal regulasi yang menghambat pelaksanaan berusaha, baik di tingkat kementerian, provinsi, kota, kabupaten. Saya minta sekali lagi untuk dipangkas sebanyak-banyaknya dan disederhanakan," kata Jokowi.

Putin girang Rusia melaju ke babak knock out
Ahli nilai persepsi masyarakat terhadap rokok elektrik keliru
Risma ingatkan halalbihalal agar tak dijadikan alasan tunda pelayanan
Megawati: Bung Karno ditempatkan dalam sudut gelap sejarah
10 hal dalam RKUHP yang berpotensi lemahkan KPK
Menang di laga kedua, peluang Spanyol dan Portugal masih  bisa digagalkan Iran
Ketika negara hadir bantu korban kebakaran di suasana idul fitri
Kukuhkan dominasi di luar angkasa, Trump perintahkan bentuk pasukan antariksa
Tahun berganti dan masih punya hutang puasa Ramadhan, apa yang harus dilakukan?
Terus bertambah, korban KM Sinar Bangun hampir 200 orang
Dukun bayi Yamini baru terhenti setelah 25 tahun praktik aborsi
Berebut titipan SBY antara Gerindra dan Demokrat
Rusia tim pertama ke babak knock out; Salah cs harus angkat kaki
Memulai usaha besar dari hal kecil
Tradisi perayaan lebaran yang jadi ancaman penerbangan internasional
Fetching news ...