Rumah awan pecahkan rekor Muri

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Rumah awan pecahkan rekor Muri Replika cloud house MamyPoko memecahkan rekor Muri (Museum Rekor Indonesia) di mall Kota Casablanca, Jakarta, Jumat (10/09/2018).

Merek popok bayi MamyPoko memecahkan rekor Muri (Museum Rekor Indonesia) dalam kreasi model rumah berbentuk awan terbesar melalui replika cloud house yang terbuat dari kapas.

Pemecahan rekor tersebut adalah bagian dari kampanye MamyPoko untuk mengenalkan produk popok ekstra lembut miliknya.

"MamyPoko Extra Soft memiliki kelembutan yang sangat unggul,  dengan bahan yang lembut seperti awan,  seakan memeluk lulit bayi yang sensitif," kata Yuji Ishii,  president direktur PT Uni-Charm Indonesia, dalam penyerahan penghargaan oleh Muri di Jakarta,  Jumat (10/08/2018).

Menurutnya, kulit bayi belum tumbuh sempurna seperti orang dewasa,  sehingga menjadi sangat sensitif dengan iritasi. Dia mengatakan produk PT Uni-Charm Indonesia tersebut memiliki dua tipe,  yaitu popok celana dan perekat. Dia menjamin kedua jenis tersebut aman melindungi kulit bayi dari iritasi.

"Kami berusaha memenuhi kebutuhan ibu dalam memberikan yang terbaik bagi bayi, sehingga bayi merasakan kenyamanan," pungkas Yuji.

MamyPoko hadir di Indonesia sejak tahun 2000. Sementara itu, Uni-Charm Indonesia yang berdiri sejak 1997 merupakan anak perusahaan terbesar ketiga setelah yang ada di Jepang dan Cina. Uni-Charm Group sendiri sudah berdiri sejak 1961 di Jepang.  Perusahaan yang didirikan oleh Keiichiro Takahara ini mulanya bergerak di bidang pembalut wanita,  kemudian popok bayi dan dewasa.

Polisi tahan Habieb Bahar Bin Smith
Golkar: kami yang pertama dukung Jokowi
Fahri Hamzah ungkap kepentingan Amerika dalam konflik Israel-Palestina
Warga potong salib makam dan larang keluarga yang wafat berdoa di TPU
IHSG bakal menguat jelang keputusan The Fed
PDIP nantikan klarifikasi Wiranto soal pengrusakan bendera Demokrat
Kurang potennya Ma'ruf Amin dan ramalan Jokowi bakal kalah karena sang wakil
Wartawan tewas naik 14 persen di sepanjang 2018
Negara tak akan punah karena Prabowo kalah
KPU: Kotak suara kardus hemat 70 persen
Prabowo sentil elit koalisi belum nyumbang, PKS: Kami otomatis bantu
Kubu Prabowo nilai jargon wong cilik Jokowi hanya untuk komoditas politik
KPU harap anggaran pemilu dapat digunakan mulai Januari 2019
Demokrat nilai tuduhan Wiranto terkait oknum perusak salah dan terburu-buru
Farhat Abbas minta PSI dikeluarkan dari Tim Kampanye Nasional
Fetching news ...