News

Pemandangan manis dari pendukung Prabowo-Sandi usai pencalonan Pilpres

REPORTED BY: Siti Dzakiyyah

Pemandangan manis dari pendukung Prabowo-Sandi usai pencalonan Pilpres Pendukung Prabowo-Sandi membersihkan sisa-sisa huforia di depan Gedung KPU, Jakarta, Jumat (10/08/2019). (Foto: M Anzar Anas)

Berbicara mengenai capres dan cawapres, terselip pemandangan menarik dalam pencalonan pilpres 2019. Massa dari pendukung Prabowo-Sandiaga Uno terlihat membersihkan sisa sampah yang berserakan di depan halaman Gedung KPU, Jakarta Pusat, Jumat (11/08/2018).

Pemandangan yang tak biasa ini terekam oleh lensa kamera Rimanews. Riuhnya semarak pendukung kandidat Prabowo-Jokowi meninggalkan jejak huforia dalam bentuk sampah yang berserakan di mana-mana. Meski demikian, para pendukung Prabowo-Sandi tampak apik membersihkan sisa-sisa sampah tersebut.

Salah satunya Amin, yang saat dijumpai wartawan Rimanews sedang memungut sampah yang berserakan. 

"Antusiasme warga sangat besar dalam pilpres ini, ya semoga aja dalam pagelaran ini semua pendukung tetap tertib," ujar Amin, di depan gedung KPU, Jumat (10/08/2018)..

Meski massa pendukung dari Prabowo terlihat lebih bersemangat dan berapi-api dalam orasi persuasifnya, mereka terlihat tertib setelah meninggalkan ke gedung KPU, dibandingkan dengan pendukung Jokowi yang meninggalkan jejak sampah dalam dukungannya di tempat yang sama.

Diketahui sebelumnya, Prabowo datang ke gedung KPU untuk mendaftarkan diri sebagai presiden pada pilpres 2019 di Gedung KPU, Jumat (10/08/2018). Kedatangannya disambut alunan musik #2019gantiPresiden dari para pendukungnya meski tak didampingi cawapresnya, Sandiaga UNo.

Golkar: kami yang pertama dukung Jokowi
Fahri Hamzah ungkap kepentingan Amerika dalam konflik Israel-Palestina
Warga potong salib makam dan larang keluarga yang wafat berdoa di TPU
IHSG bakal menguat jelang keputusan The Fed
PDIP nantikan klarifikasi Wiranto soal pengrusakan bendera Demokrat
Kurang potennya Ma'ruf Amin dan ramalan Jokowi bakal kalah karena sang wakil
Wartawan tewas naik 14 persen di sepanjang 2018
Negara tak akan punah karena Prabowo kalah
KPU: Kotak suara kardus hemat 70 persen
Prabowo sentil elit koalisi belum nyumbang, PKS: Kami otomatis bantu
Kubu Prabowo nilai jargon wong cilik Jokowi hanya untuk komoditas politik
KPU harap anggaran pemilu dapat digunakan mulai Januari 2019
Demokrat nilai tuduhan Wiranto terkait oknum perusak salah dan terburu-buru
Farhat Abbas minta PSI dikeluarkan dari Tim Kampanye Nasional
PPP: Yang kaget kotak suara kardus mungkin tak hadir rapat
Fetching news ...